Pages

Subscribe:

Rabu, 05 Juni 2013

Akuntansi Piutang/Jurnal Pada Piutang/Jurnal Piutang Dagang



Akuntansi Piutang/ Jurnal Pada Piutang/Jurnal Piutang Dagang
Salam hangat sobat ...selamat datang di MY BLOG – DHANY 47 blog sederhana yang berisi artikel artikel yang semoga bermanfaat bagi sobat semua, dalam kesempatan yang baik ini saya ingin memposting tentang pencatatan transaksi penghapusan piutang yap sebelum masuk ke pembahasan inti  kita harus tau dulu apa sih piutang itu, apa yang menyebabkan piutang terjadi .
Piutang secara harfiah  dapat diartikan sebagai suatu hak atau tuntutan terhadap pihak lain atas uang secara akuntansi pengertian akuntansi adalah tuntutan /klaim keuangan terhadap pihak lain, baik secara perseorangan maupun terhadap badan. Pada umumnya piutang terjadi akibat adanya transaksi penjualan barang atau jasa yang dilakukan secara kredit , piutang jika dilihat dari sudut terjadinya dapat diklasifikan menjadi 2 yaitu
1. Piutang terjadi karena transaksi penjualan barang atau jasa secara kredit  dan disebut dengan “Piutang dagang” ( Trade Receivable ) . Piutang dagang dapat dibedakan diantara
a. Piutang dagang yang tidak didugung dengan bukti formal dalam bentuk perjanjian tertulis dan disebut dengan “ Piutang usaha” ( Account Receivable )
b. Piutang dagang yang didukung dengan bukti formal berupa surat wesel atau promes, disebut “ Piutang wesel” atau “Wesel tagih” ( Notes Receivable )
Pencatatan Pada Piutang usaha
Perusahaan X pada tanggal 5 Januari 2013 menjual jasa sebesar Rp. 600.000 . karena perusahaan x sudah menyerahkan jasa maka perusahaan dapat mengakui piutang dan pendapatan jasa dengan jurnal sebagai berikut :
                                                                          Debet                   Kredit
05 Jan 13  Piutang usaha                                Rp. 600.000
                                Pendapatan usaha                                          Rp. 600.000

Pada tanggal 15 Januari 2013 PT Jaya Nusa telah memberikan pinjaman kepada karyawan sebesar Rp. 10.000.000 maka jurnal yang dibuat oleh perusahaan tersebut
                                                                               
                                                                         Debet                   Kredit
15 Jan 13 Piutang pegawai                            Rp. 10.000.000
                                Kas                                                                Rp. 10.000.000

Pencatatan Kerugian Piutang

Metode Langsung

Jika menggunakan metode ini perusahaan tidak membentuk cadangan, jika ada piutang yang dihapus “Kerugian Piutang” didebet, dan rekening “Piutang” Kredit

Metode  Cadangan/Penyisihan

Jika metode ini digunakan perusahaan pertama – tama membentuk cadangan atau penyisihan kerugian piutang dengan mendebet “Beban Kerugian Piutang” dan mengkredit “Cadangan/Penyisihan Kerugian Piutang. Pada akhir tahun, saldo rekening “Beban Kerugian Piutang”disajikan dalam laporan laba rugi, sedangkan saldo rekening penyesihan disajikan di neraca sebagai pengurang piutang.

Contoh Pencatatan  Metode Cadangan
Pada tanggal 31 Desember 2012 dibentuk cadangan kerugian piutang  Rp. 50.000.000
Pada tanggal 19 September 2013 dihapuskan piutang sebesar Rp. 30.000.000
Pada tanggal 14 Desember 2013 diterima piutang yang telah dihapus Rp. 25.000.000
                                                                                                               

                                                                                               Debet             Kredit
31 Des 12  Beban Kerugian Piutang                                 Rp 50.000.000
                    Cadangan/Penyisihan Kerugian Piutang                                       Rp 50.000.000

19 Sept 13 Cadangan/Penyisihan Kerugian Piutang           Rp 30.000.000
                                Piutang                                                                          Rp 30.000.000

14 Des 13 Piutang                                                            Rp 25.000.000
                                Cadangan/Penyisihan Kerugian Piutang                           Rp 25.000.000
                   Kas                                                              Rp 25.000.000
                                Piutang                                                                           Rp 25.000.000

Sekian dulu artikel sederhana ini....Jangan lupa komentar Ya  bye





0 komentar:

Poskan Komentar